Tandon Air Untuk Suplai Kantor – Ketersediaan air bersih sangat penting untuk mendukung aktivitas kerja setiap hari.
Maka dari itu, tandon air untuk suplai kantor perlu memilihnya berdasarkan jumlah pengguna, kebutuhan sanitasi, dan kondisi pasokan air.
Kapasitas yang tepat membantu kantor tetap beroperasi ketika pasokan utama terganggu. Selain itu, tandon yang sesuai memudahkan pengelolaan air sekaligus menjaga kebersihan lingkungan kerja.
Pemilihan tandon tidak cukup hanya berdasarkan ukuran terbesar atau harga termurah saja. Melalui artikel kali ini akan menjelaskan lebih lanjut tentang wadah penyimpanan air pada suplai perkantoran. Jadi, untuk lebih jelasnya simak saja artikel berikut sampai tuntas.
Cara Menghitung Kebutuhan Volume Tandon Air Untuk Suplai Kantor

Perhitungan volume tandon membantu menentukan jumlah air yang perlu menyimpannya setiap hari.
Nah, berikut ini ada beberapa cara menghitung kebutuhan volume tandon air pada suplai kantor yaitu:
1. Hitung Jumlah Pegawai yang Bekerja Setiap Hari
Langkah pertama adalah mengetahui jumlah pegawai yang menggunakan fasilitas kantor. Data ini menjadi dasar untuk memperkirakan kebutuhan air harian.
Misalnya, sebuah kantor memiliki 40 pegawai yang bekerja secara rutin. Namun, jumlah pengguna perlu menyesuaikan jika terdapat pekerja shift atau pegawai yang bekerja dari rumah.
2. Tentukan Perkiraan Pemakaian Air per Orang
Tentukan perkiraan pemakaian air setiap orang selama jam kerja. Biasanya kebutuhan sekitar 50 liter per orang per hari untuk gedung kantor.
Angka tersebut bisa menjadikannya titik awal perhitungan. Meski demikian, kebutuhan nyata bergantung pada fasilitas dan pola pemakaian kantor.
3. Hitung Kebutuhan Air Pegawai
Setelah jumlah pegawai dan perkiraan pemakaian mengetahuinya, kalikan kedua angka tersebut. Rumus sederhananya adalah:
Kebutuhan air pegawai = jumlah pegawai × pemakaian air per orang.
Sebagai contoh, 40 pegawai dengan perkiraan 50 liter per orang membutuhkan 2.000 liter sehari. Dengan demikian, kebutuhan awal untuk pegawai mencapai 2.000 liter per hari.
4. Tambahkan Kebutuhan Air untuk Toilet
Selain untuk aktivitas pegawai, air juga menggunakannya pada toilet dan wastafel. Oleh sebab itu, fasilitas sanitasi perlu masuk dalam perhitungan.
Periksa jumlah kloset, urinoar, wastafel, dan keran yang tersedia. Kemudian, gunakan data pemakaian atau hasil pengukuran untuk memperkirakan kebutuhan aktualnya.
5. Perhitungkan Kebutuhan Dapur dan Area Istirahat
Kantor yang memiliki pantry biasanya membutuhkan air untuk mencuci peralatan dan membersihkan area kerja. Sementara itu, kantor dengan kantin bisa memiliki kebutuhan lebih besar.
Catat kegiatan yang menggunakan air secara rutin. Setelah itu, tambahkan perkiraan pemakaian tersebut ke dalam kebutuhan harian kantor.
6. Hitung Pemakaian untuk Kebersihan Gedung
Air juga bisa menggunakannya untuk mengepel lantai, membersihkan halaman, dan merawat tanaman. Oleh karena itu, kebutuhan petugas kebersihan sebaiknya menghitungnya secara terpisah.
Jumlah pemakaian bergantung pada luas bangunan dan frekuensi pembersihan. Gunakan catatan pemakaian nyata jika kantor sudah beroperasi.
7. Masukkan Kebutuhan Air Pengunjung
Kantor pelayanan umum biasanya menerima pengunjung setiap hari. Akibatnya, kebutuhan airnya bisa lebih tinggi daripada kantor yang hanya terisi pegawai.
Perkirakan jumlah pengunjung harian dan fasilitas yang mereka gunakan. Kemudian, tambahkan kebutuhan tersebut agar kapasitas tandon tidak terlalu kecil.
8. Tentukan Lama Cadangan Air yang Dibutuhkan
Tentukan berapa lama kantor harus tetap mendapatkan air ketika pasokan utama terhenti. Cadangan satu hari bisa menjadi gambaran awal untuk kantor dengan risiko gangguan pasokan tertentu.
9. Tambahkan Faktor Cadangan yang Wajar
Setelah kebutuhan harian menghitungnya, pertimbangkan cadangan untuk perubahan jumlah pengguna atau pemakaian. Meski begitu, jangan menambahkan kapasitas tanpa dasar yang jelas.
Cadangan bisa menentukannya melalui evaluasi risiko dan catatan pemakaian. Dengan demikian, kapasitas tandon tetap efisien dan tidak berlebihan.
Panduan Memilih Ukuran Tandon Air untuk Suplai Kantor

Setelah kebutuhan air jadi perhitungan, langkah berikutnya adalah menentukan ukuran tandon. Tidak perlu bingung, berikut ini ada beberapa panduan memilih ukuran tandon untuk suplai kantor yaitu:
1. Sesuaikan Kapasitas dengan Jumlah Pengguna
Jumlah pegawai merupakan salah satu faktor utama dalam pemilihan kapasitas. Semakin banyak pengguna, semakin besar kemungkinan kebutuhan air meningkat.
Namun, kantor dengan sedikit pegawai juga dapat membutuhkan tandon besar jika memiliki banyak pengunjung.
2. Perhatikan Jenis Kegiatan Kantor
Kantor administrasi biasanya memiliki pola pemakaian berbeda dari kantor dengan laboratorium atau fasilitas kebersihan intensif.
Dengan demikian, jenis kegiatan perlu mempertimbangkannya sejak awal. Jika air menggunakannya untuk proses khusus, lakukan perhitungan terpisah.
3. Pilih Kapasitas Berdasarkan Cadangan yang Diinginkan
Tandon perlu menyediakan air selama periode yang telah menentukannya. Karena itulah, sesuaikan kapasitas dengan lama gangguan pasokan yang mungkin terjadi. Jika suplai air relatif stabil, cadangan bisa merencanakannya secara berbeda.
4. Periksa Luas Area Pemasangan
Ukuran fisik tandon harus sesuai dengan area yang tersedia. Perhatikan diameter, tinggi, akses masuk, serta ruang untuk pemeriksaan dan perawatan. Tandon vertikal bisa menghemat luas tapak karena memanfaatkan ruang ke atas.
5. Pastikan Struktur Penopang Memadai
Tandon yang terisi penuh memiliki bobot besar akibat massa air dalamnya. Sebagai gambaran, 1.000 liter air memiliki massa sekitar satu ton, belum termasuk berat tandon dan perlengkapannya.
Karena itulah, pemasangan pada atap atau dak beton harus memeriksanya secara struktural. Gunakan penopang yang sesuai dan hindari menempatkan tandon pada permukaan yang tidak rata.
6. Pilih Material yang Sesuai
Material tandon berpengaruh terhadap ketahanan, perawatan, dan kesesuaian penggunaan. Stainless steel bisa mempertimbangkannya untuk kantor yang mengutamakan tandon tahan lama dan kemudahan pembersihan.
7. Periksa Kemudahan Pembersihan
Tandon perlu memeriksa dan merawatnya secara berkala agar kualitas air tetap terjaga. Oleh sebab itu, perhatikan akses tutup, saluran pembuangan, dan kemudahan pemeriksaan bagian dalam.
8. Periksa Ukuran Inlet dan Outlet
Inlet berfungsi sebagai jalur masuk air, sedangkan outlet mengalirkan air menuju jaringan distribusi. Ukuran sambungan yang tidak sesuai bisa menghambat pengisian atau penyaluran.
9. Pertimbangkan Sistem Pompa dan Distribusi
Tandon saja tidak selalu menjamin air mengalir dengan tekanan yang memadai. Sistem pompa, ketinggian tandon, dan rancangan jaringan pipa turut memengaruhi distribusi. Jika kantor memiliki beberapa lantai, kebutuhan tekanan perlu memeriksanya.
Review Tandon Air Stainless Vertikal Grand

Wadah penyimpanan air stainless vertikal Grand bisa jadi pertimbangan untuk kantor yang membutuhkan tempat penyimpanan air berbahan stainless steel.
Untuk materialnya sendiri menggunakan stainless steel dengan tipe 304 Bright Annealed. Pemakaiannya sangat cocok untuk kantor yang memerlukan lapisan mengkilap dan menawan.
Lapisannya yang mengkilap memberikan kemudahan tersendiri dalam pembersihan, kotoran jadi tidak mudah menempel.
Bahan baku dari tandon stainless vertikal merek Grand ini impor langsung dari Jepang. Hal ini menjadikannya memiliki perlindungan terhadap lumut dan tidak mudah berkarat.
Tandon stainless vertikal merek Grand memiliki ketahanan yang sangat bagus dalam menghadapi segala perubahan cuaca ekstrem dan suhu tinggi.
Pada bagian bawah dari tandon stainless vertikal merek Grand ini terdapat sistem bebas kuras. Hal ini menjadikannya mudah dalam menguras dan membersihkan tandonnya.
Baca juga: Tandon Air untuk Suplai Restoran
Sekarang ini tersedia berbagai pilihan tandon berkualitas dan menarik. Informasi lebih lengkapnya bisa langsung kunjungi Marketplace raja tandon dan Whatsapp yang tertera berikut. Dapatkan harga promo khusus, segera klik disini!
Penutup
Jadi itulah tadi penjelasan tentang tandon air yang tepat untuk suplai kantor. Untuk pilihan tandonnya, jangan lupa pakai saja yang berkualitas tinggi agar tetap awet dalam jangka waktu lama.



