Apakah Tandon Bisa Ditanam Tanah – Memiliki halaman rumah yang terbatas sering membuat pemiliknya mencari tempat penyimpanan air yang tidak memakan banyak ruang.
Salah satu solusinya adalah memasang tandon di bawah permukaan tanah. Namun, apakah tandon bisa ditanam tanah tanpa menyebabkan kerusakan atau kebocoran?
Adanya wadah penyimpanan pendam dapat membantu menghemat ruang dan menjaga tampilan halaman tetap rapi.
Meskipun demikian, pemasangan yang keliru berisiko menyebabkan kerusakan pada wadah penyimpanannya dan kebocoran.
Tepat pada artikel kali ini akan menjelaskan lebih dalam tentang pertanyaan yang sering ditanyakan tersebut. Jadi, untuk lebih jelasnya simak saja artikel berikut sampai tuntas.
Sebenarnya Apakah Tandon Bisa Ditanam Tanah?

Tandon air bisa saja menanamnya dalam tanah jika konstruksi, material, dan petunjuk pemasangannya memang mendukung penggunaan tersebut.
Produk khusus ini umumnya disebut tandon pendam, tandon tanam, atau underground water tank. Berbeda dari wadah penyimpanan biasa, tandon pendam rancangannya untuk menghadapi kondisi pemasangan di bawah permukaan tanah.
Namun, kemampuan tersebut tetap bergantung pada spesifikasi produk dan kondisi lokasi. Ada beberapa hal yang jadi pertimbangan yaitu:
1. Tidak Semua Tandon Bisa Ditimbun
Tandon yang rancangannya untuk dipasang pada atas permukaan tanah belum tentu kuat menghadapi tekanan tanah dari luar. Karena itu, jangan mengubur tandon biasa hanya untuk menghemat ruang.
Tekanan tanah bisa menyebabkan dinding tandonnya berubah bentuk atau mengalami kerusakan.
2. Pilih Tandon yang Memang untuk Pendam
Tandon pendam biasanya memiliki konstruksi yang sesuai dengan kebutuhan instalasi bawah tanah. Beberapa produk menggunakan dinding lebih tebal atau struktur penguat khusus.
Namun, ketebalan saja tidak menjamin keamanan pemasangan. Desain tandonnya, kondisi tanah, dan metode penimbunan juga perlu memperhitungkannya dengan tepat.
3. Perhatikan Tekanan Tanah Sekitar Tandon
Tanah memberikan tekanan terhadap dinding tandon, terutama ketika kondisi tanah berubah akibat hujan atau pemadatan.
Oleh karena itu, wadah penyimpanan harus memasangnya sesuai rekomendasi teknis. Tanah yang jenuh air juga bisa menimbulkan gaya apung pada wadah penyimpanan tertentu.
4. Periksa Kondisi Air Tanah
Lokasi dengan muka air tanah tinggi membutuhkan perhatian khusus. Air tanah bisa memberikan tekanan tambahan dan berpotensi mendorong wadah penyimpanannya ke atas.
Oleh sebab itu, kondisi tanah perlu memeriksanya sebelum penggalian. Jika perlu, mintalah tenaga profesional menentukan metode penahan yang sesuai.
5. Hindari Beban Berlebih di Atas Tandon
Permukaan di atas wadah penyimpanan tidak otomatis aman penggunaannya sebagai jalur kendaraan atau tempat mendirikan bangunan.
Beban tambahan bisa menekan tandon dan struktur pelindungnya. Karena itulah, jangan menempatkan kendaraan atau struktur berat pada atas tandon tanpa desain yang sesuai.
Apakah Lebih Bagus Tandon Plastik atau Stainless Steel untuk Ditanam?

Pemilihan material harus mempertimbangkan desain produk, kondisi tanah, kualitas air, dan anggaran.
Namun, untuk pemasangan pada bawah tanah, faktor terpenting adalah apakah produk memang rancangannya sebagai tandon pendam. Sebenarnya, apakah lebih bagus tandon plastik atau stainless untuk ditanam?
1. Kesesuaian untuk Instalasi Bawah Tanah
Tandon plastik khusus pendam tersedia untuk kebutuhan penanaman pada bawah tanah. Namun, tidak semua wadah penyimpanan plastik biasa memiliki kemampuan tersebut.
Sementara itu, tangki stainless steel perlu memiliki desain khusus jika hendak menanamnya. Karena itulah, jangan menganggap semua produk dari kedua material tersebut bisa memendamnya.
2. Ketahanan terhadap Tekanan Tanah
Tandon plastik pendam yang rancangannya dengan struktur sesuai bisa menggunakannya mengikuti ketentuan produsen.
Di sisi lain, stainless steel memiliki karakteristik mekanis berbeda. Meski demikian, kekuatan material saja tidak cukup untuk memastikan wadah penyimpanan aman menimbunnya.
3. Risiko Korosi
Material plastik tidak berkarat seperti logam. Oleh sebab itu, tandon plastik khusus pendam bisa menjadi pilihan untuk lokasi yang memiliki tanah lembap. Sebaliknya, stainless steel bisa mengalami korosi dalam kondisi lingkungan tertentu.
4. Ketahanan Terhadap Bahan Kimia
Ketahanan terhadap bahan kimia bergantung pada jenis material dan komposisi cairan yang tersimpan.
Karena itulah, spesifikasi wadah penyimpanan harus memeriksanya sebelum menggunakannya. Tandon plastik tertentu memiliki ketahanan kimia yang baik.
5. Bobot dan Penanganan
Tandon plastik umumnya lebih ringan daripada wadah penyimpanan stainless steel dengan kapasitas sebanding. Dengan demikian, proses pengangkutan dan penanganan bisa lebih mudah.
Tandon stainless steel bisa memerlukan peralatan tambahan untuk pemindahan, tergantung ukuran dan konstruksinya. Oleh sebab itu, akses menuju lokasi pemasangan perlu perencanaan.
6. Biaya Pembelian dan Pemasangan
Tandon plastik umumnya tersedia dalam beragam pilihan harga. Namun, biaya keseluruhan juga mencakup penggalian, alas, perlindungan tambahan, pipa, dan tenaga pemasangan. Sedangkan tandon stainless steel bisa memiliki biaya material dan pengerjaan yang lebih tinggi.
7. Perawatan dan Pembersihan
Kedua jenis tandon tetap perlu pembersihan secara berkala. Namun, kemudahan perawatan bergantung pada desain tutup dan akses bagian dalam.
Tandon pendam sebaiknya memiliki akses pemeriksaan yang memadai. Dengan demikian, pembersihan bisa melakukannya tanpa membongkar seluruh instalasi.
8. Pengaruh Kondisi Tanah
Tanah lempung, tanah berpasir, dan lokasi dengan air tanah tinggi memiliki karakteristik berbeda. Karena itulah, metode pemasangan perlu menyesuaikan dengan kondisi lapangan.
Tandon plastik maupun stainless steel tetap bisa mengalami masalah jika desain instalasinya tidak sesuai.
9. Kesesuaian dengan Sumber Air
Kualitas air perlu mempertimbangkannya saat memilih material wadah penyimpanannya. Air tanah bisa mengandung mineral atau zat terlarut yang memengaruhi ketahanan material tertentu.
Untuk tandon stainless steel, komposisi air dan kualitas sambungan perlu memeriksanya. Sementara itu, tandon plastik harus memastikannya sesuai untuk menyimpan air bersih.
Review Tandon Air Pendam Merek Grand

Tandon air pendam merek Grand merupakan salah satu pilihan untuk kebutuhan penyimpanan air di bawah permukaan tanah.
Wadah penyimpanan yang satu ini menggunakan bahan baku HDPE murni berkualitas tinggi tanpa bahan campuran material lainnya.
Hal ini yang menjadikannya punya ketahanan sangat baik meskipun mengalami pergerakkan atau pergeseran bawah tanah.
Tandon air pendam merek Grand terdiri dari 3 lapisan dinding yang tebal dan kokoh, jadi tidak mudah retak dan anti korosi.
Wadah penyimpanan jenis pendam merek Grand sendiri sudah ada perlindungan anti lumut dan anti sinar UV.
Baca juga: Review Harga Tandon Air Stainless Kingkong
Pada saat ini tersedia berbagai pilihan tandon berkualitas dan menarik. Informasi lebih lengkapnya bisa langsung kunjungi Marketplace raja tandon dan Whatsapp yang tertera berikut. Dapatkan harga promo khusus, segera klik disini!
Penutup
Nah, jadi demikianlah ulasan mengenai apakah tandon bisa ditanam tanah. Untuk pilihan tandonnya, jangan lupa pakai saja yang berkualitas tinggi agar tetap awet dalam jangka waktu lama.



