Tandon Air untuk Suplai Rumah Sakit

Tandon Air untuk Suplai Rumah Sakit

Tandon Air Untuk Suplai Rumah Sakit – Ketersediaan air bersih sangat penting untuk mendukung pelayanan medis dan menjaga kebersihan lingkungan.

Oleh karena itu, tandon air untuk suplai rumah sakit perlu merencanakannya berdasarkan kebutuhan operasional, jumlah tempat tidur, dan sistem distribusi air.

Persediaan air yang memadai membantu mendukung kegiatan pasien, tenaga medis, laboratorium, maupun fasilitas sanitasi.

Namun, kebutuhan rumah sakit berbeda dari bangunan biasa. Melalui artikel kali ini akan menjelaskan lebih dalam tentang tempat penampungan untuk rumah sakit. Jadi, untuk lebih jelasnya simak saja artikel berikut sampai tuntas.

Apa Saja Jenis Ukuran Tandon Air untuk Kebutuhan Fasilitas Kesehatan?

Apa Saja Jenis Ukuran Tandon Air untuk Kebutuhan Fasilitas Kesehatan?
Apa Saja Jenis Ukuran Tandon Air untuk Kebutuhan Fasilitas Kesehatan?

Ukuran tandon untuk fasilitas kesehatan bergantung pada jumlah pengguna dan fungsi bangunan. Selain itu, rumah sakit membutuhkan sistem penyimpanan yang mendukung keberlangsungan pasokan air.

Berikut ini ada beberapa pilihan kapasitas yang bisa menjadi gambaran awal perencanaan yaitu:

1. Tandon 1.000 Liter

Tandon berkapasitas 1.000 liter bisa menggunakannya untuk kebutuhan terbatas. Misalnya, tempat penampungan ini bisa mendukung area tertentu dengan konsumsi air relatif kecil.

2. Tandon 2.000 Liter

Kapasitas 2.000 liter bisa jadi pertimbangan untuk fasilitas penunjang tertentu. Selain itu, beberapa tandon bisa menghubungkannya dalam sistem penyimpanan terencana. Meskipun demikian, kapasitas gabungan harus menghitungnya berdasarkan kebutuhan nyata.

3. Tandon 3.000 Liter

Pilihan tandon 3.000 liter bisa mendukung kebutuhan air pada area dengan pemakaian terbatas. Namun, rumah sakit perlu mengevaluasi konsumsi puncak sebelum memilih ukuran tersebut.

4. Tandon 5.000 Liter

Kapasitas 5.000 liter bisa menggunakannya sebagai bagian dari sistem penyimpanan bertingkat. Misalnya, tandon bisa melayani bangunan penunjang atau zona tertentu. Perhitungan berdasarkan jumlah tempat tidur dan aktivitas bangunan tetap perlu.

5. Tandon 10.000 Liter

Ukuran tandon 10.000 liter bisa menjadi pilihan untuk kebutuhan yang lebih besar. Selain itu, beberapa unit bisa memasangnya secara paralel sesuai rancangan instalasi. Sistem tersebut perlu lengkap dengan pengaturan aliran dan pemantauan level air.

6. Tandon 15.000 Liter

Kapasitas 15.000 liter bisa jadi pertimbangan untuk kebutuhan penyimpanan yang lebih besar. Namun, lokasi pemasangan harus mendukung beban tandonnya dan akses pemeliharaan.

7. Tandon 20.000 Liter

Penggunaan tandon 20.000 liter menjadi bagian dari sistem cadangan fasilitas kesehatan. Akan tetapi, jumlah tandonnya tidak boleh menentukannya berdasarkan kapasitas saja.

Perencanaan harus memperhitungkan konsumsi harian, waktu pemulihan pasokan, dan kebutuhan darurat.

8. Tandon 30.000 Liter

Kapasitas 30.000 liter bisa menggunakannya pada fasilitas dengan kebutuhan air cukup besar. Selain itu, sistem modular bisa membantu menyesuaikan penyimpanan dengan kondisi lokasi.

9. Tandon Panel Stainless Berkapasitas Besar

Penggunaan tandon panel stainless bisa merakitnya dengan dimensi sesuai kebutuhan proyek. Karena itulah, jenis ini layak jadi pertimbangan untuk fasilitas kesehatan dengan kebutuhan penyimpanan besar.

Cara Menghitung Kapasitas Tandon untuk Suplai Rumah Sakit

Cara Menghitung Kapasitas Tandon untuk Suplai Rumah Sakit
Cara Menghitung Kapasitas Tandon untuk Suplai Rumah Sakit

Perhitungan kapasitas merupakan langkah penting sebelum membeli tandon. Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 40 Tahun 2022, kebutuhan minimal air bersih rumah sakit adalah 500 liter per tempat tidur per hari.

Ketentuan ini menjadi acuan awal, sedangkan kebutuhan aktual perlu mengevaluasinya berdasarkan kondisi fasilitas. Berikut ini ada beberapa cara menghitung kapasitas tandon untuk suplai rumah sakit yaitu:

1. Hitung Jumlah Tempat Tidur

Pertama, catat jumlah tempat tidur yang tersedia di rumah sakit. Data ini menjadi dasar perhitungan kebutuhan air harian.

Misalnya, rumah sakit memiliki 100 tempat tidur. Jumlah tersebut kemudian menggunakannya dalam perhitungan kebutuhan awal.

2. Gunakan Acuan Kebutuhan Air Harian

Selanjutnya, gunakan acuan minimal 500 liter per tempat tidur per hari.

Rumusnya adalah:

Kebutuhan harian = jumlah tempat tidur × 500 liter

Untuk 100 tempat tidur, perhitungannya menjadi 100 × 500 liter. Hasilnya adalah 50.000 liter per hari.

3. Hitung Kebutuhan untuk Dua Hari Operasional

Peraturan tersebut mengarahkan kapasitas tempat penampungannya untuk menampung kebutuhan dua hari operasional. Oleh karena itu, kebutuhan operasional dasar dikalikan dua.

Untuk contoh 100 tempat tidur:

50.000 liter × 2 hari = 100.000 liter.

Angka ini belum mencakup cadangan kebakaran. Oleh sebab itu, volume akhir harus menambahnya sesuai perhitungan sistem perlindungan kebakaran.

4. Hitung Cadangan Pemadam Kebakaran

Rumah sakit juga memerlukan cadangan air untuk sistem pemadam kebakaran. Peraturan tersebut mencantumkan cadangan minimal untuk 45 menit penyemprotan. Namun, volume air yang jadi keperluan bergantung pada desain sistem proteksi kebakaran.

5. Perhitungkan Kebutuhan di Luar Tempat Tidur

Kebutuhan air rumah sakit tidak hanya berasal dari pasien. Tenaga medis, karyawan, pengunjung, dan kegiatan penunjang juga menggunakan air. Karena itu, data pemakaian aktual sebaiknya perlu mengeceknya.

6. Pisahkan Kebutuhan Air Khusus

Beberapa layanan memerlukan air dengan kualitas khusus. Contohnya, hemodialisis, sterilisasi, laboratorium, dan kebutuhan tertentu pada ruang operasi.

Kebutuhan tersebut tidak selalu bisa terpenuhi hanya dengan air bersih biasa. Oleh sebab itu, sistem pengolahan seperti reverse osmosis perlu merencanakannya sesuai jenis layanan.

7. Periksa Ketersediaan Sumber Air

Kapasitas tandon perlu menyesuaikan dengan kemampuan sumber air mengisi kembali persediaan. Karena itulah, periksa debit pasokan PDAM atau sumber air lain yang telah mengolahnya.

Jika pasokan sering terganggu, kebutuhan cadangan bisa menjadi lebih besar. Sebaliknya, pasokan stabil tetap harus dilengkapi sistem pengamanan yang memadai.

Review Tandon Air Panel Stainless Grand

Review Tandon Air Panel Stainless Grand
Review Tandon Air Panel Stainless Grand

Penggunaan tandon air panel stainless merek Grand bisa jadi pertimbangan untuk fasilitas kesehatan yang membutuhkan penyimpanan berkapasitas besar.

Karena tempat penampungan cadangan air yang satu ini desainnya modular, sehingga perlu perakitan tersendiri.

Tidak perlu khawatir, perakitan sudah dilakukan oleh tim ahli dari merek Grand. Karena desainnya yang modular, sehingga ukurannya bisa custom sesuai dengan kebutuhan rumah sakit mulai dari 1000 liter.

Tandon panel merek Grand yang satu ini menggunakan bahan baku stainless steel dengan tipe 304 2B Finish.

Hal inilah yang menjadikannya mampu bertahan dengan sangat baik dalam menghadapi segala perubahan cuaca ekstrem dan suhu tinggi.

Tandon yang satu ini materialnya impor langsung dari Jepang, sehingga sudah ada perlindungan khusus anti lumut dan anti karat.

Bagian kerangka dari tandon panel stainless merek Grand ini kuat dan kokoh, jadi mampu menyimpan air dengan aman tanpa khawatir retak maupun bocor.

Selain itu, tandon satu ini juga sudah berstandar food grade. Jadi, sangat aman untuk menyimpan air kebutuhan rumah sakit.

Baca juga: Cara Menjaga Air Tandon Tidak Bau

Pada saat ini tersedia berbagai pilihan tandon berkualitas dan menarik. Informasi lebih lengkapnya bisa langsung kunjungi Marketplace raja tandon dan Whatsapp yang tertera berikut. Dapatkan harga promo khusus, segera klik disini!

Shopee

Tokopedia

Penutup

Nah, sekian dulu ulasan tentang tandon air untuk suplai rumah sakit. Untuk pilihan tandonnya, jangan lupa pakai saja yang berkualitas tinggi agar tetap awet dalam jangka waktu lama.

Scroll to Top