Kenapa Tandon Air Mudah Retak

Kenapa Tandon Air Mudah Retak

Pernahkah Anda mendapati genangan air aneh di sekitar tandon padahal tidak ada kebocoran pipa? Bisa jadi, penyebabnya adalah retakan halus pada dinding tandon yang luput dari perhatian. Banyak orang bertanya-tanya kenapa tandon air mudah retak padahal baru digunakan beberapa tahun. Padahal, jawabannya bisa berasal dari berbagai faktor, mulai dari material hingga cara pemasangan. Melalui artikel ini, Anda akan memahami penyebab kenapa tandon air mudah retak, cara merawatnya agar lebih awet, hingga rekomendasi tandon yang tahan lama untuk rumah Anda.

Penyebab Kenapa Tandon Air Mudah Retak

Penyebab Kenapa Tandon Air Mudah Retak
Penyebab Kenapa Tandon Air Mudah Retak

Sebelum membahas cara merawatnya, penting memahami dulu faktor yang membuat tandon rentan mengalami keretakan. Sebab, dengan mengetahui akar masalahnya, penanganan yang Anda lakukan akan lebih tepat sasaran. Berikut penyebab kenapa tandon air mudah retak yang perlu Anda ketahui.

1. Paparan Sinar Matahari Langsung

Radiasi UV dari sinar matahari dapat membuat material plastik pada tandon menjadi rapuh secara bertahap. Akibatnya, permukaan yang terus terpapar panas lebih rentan mengalami retakan kecil. Karena itu, penempatan tandon di area terbuka tanpa pelindung menjadi salah satu penyebab utamanya.

2. Perubahan Suhu yang Ekstrem

Saat suhu naik, air di dalam tandon ikut memuai dan menciptakan tekanan pada titik tertentu. Sebaliknya, perubahan mendadak dari panas ke dingin juga membuat material menjadi getas. Oleh karena itu, fluktuasi suhu yang drastis turut memengaruhi kenapa tandon air mudah retak.

3. Tekanan Air yang Berlebihan

Pengaturan pompa dengan tekanan tinggi dapat mendorong air secara berlebihan ke dalam tandon. Dengan tekanan yang terus-menerus tinggi, dinding tandon berisiko mengalami keretakan seiring waktu. Maka dari itu, wilayah dengan tekanan air tinggi membutuhkan perhatian ekstra terhadap kondisi tandon.

4. Material Berkualitas Rendah

Tandon berbahan fiberglass atau plastik tipis cenderung lebih rentan terhadap serangan dari luar seperti korosi maupun keretakan. Sebaliknya, material berkualitas tinggi mampu menahan tekanan dan cuaca lebih baik. Karena itu, pemilihan material sejak awal sangat memengaruhi daya tahan tandon.

5. Pemasangan yang Tidak Tepat

Instalasi yang kurang benar, seperti pondasi tidak rata, dapat menyebabkan distribusi tekanan tidak merata pada seluruh badan tandon. Selain itu, tandon yang terbentur saat proses pemasangan juga berisiko mengalami kerusakan tersembunyi. Dengan begitu, kesalahan pemasangan menjadi salah satu jawaban kenapa tandon air mudah retak di kemudian hari.

6. Menambah Lubang Outlet Secara Sembarangan

Sebagian orang melubangi dinding tandon secara manual demi mempercepat aliran air keluar. Padahal, tindakan ini berisiko merusak struktur dinding dan memicu retakan baru. Oleh sebab itu, sebaiknya gunakan jasa profesional jika ingin menambah atau memperbesar lubang outlet.

7. Usia Tandon yang Sudah Tua

Semakin lama usia tandon, semakin menurun pula kualitas ketahanan materialnya terhadap tekanan maupun cuaca. Akibatnya, tandon yang sudah berumur lebih rentan mengalami keretakan dibanding yang masih baru. Karena itu, pertimbangkan penggantian tandon jika usianya sudah cukup lama.

Cara Merawat Tandon Agar Tidak Mudah Retak

Cara Merawat Tandon Agar Tidak Mudah Retak
Cara Merawat Tandon Agar Tidak Mudah Retak

Setelah mengetahui penyebabnya, kini saatnya mengetahui langkah pencegahan yang bisa Anda terapkan. Sebab, perawatan yang tepat dapat memperpanjang usia pakai tandon secara signifikan. Berikut cara merawat tandon agar tidak mudah retak.

1. Pilih Material Berkualitas Tinggi

Pilih tandon dengan material HDPE murni atau stainless steel yang teruji tahan benturan dan cuaca ekstrem. Dengan material yang tepat, risiko keretakan akibat tekanan maupun suhu bisa Anda minimalkan. Karena itu, jangan hanya tergoda harga murah tanpa memperhatikan kualitas bahan.

2. Pasang Regulator Tekanan Air

Regulator membantu menjaga tekanan air tetap stabil sehingga tidak membebani dinding tandon secara berlebihan. Dengan alat ini, fluktuasi tekanan yang tiba-tiba dapat Anda kendalikan lebih baik. Oleh karena itu, pemasangan regulator sangat direkomendasikan bagi wilayah dengan tekanan air tinggi.

3. Lindungi dari Sinar Matahari Langsung

Gunakan atap pelindung atau tempatkan tandon di area yang teduh untuk mengurangi paparan sinar UV. Dengan perlindungan ini, material tandon tidak cepat rapuh maupun berubah warna. Maka dari itu, faktor penempatan menjadi hal penting yang sering terlupakan pemilik rumah.

4. Pastikan Pondasi Rata dan Stabil

Sebelum memasang tandon, pastikan permukaan dasar sudah rata dan mampu menahan beban secara merata. Dengan pondasi yang stabil, distribusi tekanan pada dinding tandon menjadi lebih seimbang. Karena itu, jangan terburu-buru saat proses instalasi berlangsung.

5. Hindari Area Rawan Benturan

Jauhkan tandon dari lokasi yang berisiko terkena benturan, seperti area bermain anak atau tempat parkir kendaraan. Dengan begitu, risiko keretakan akibat tumbukan fisik dapat Anda cegah sejak awal. Oleh sebab itu, pertimbangkan lokasi penempatan dengan cermat sebelum memasang tandon.

6. Jangan Melubangi Dinding Sembarangan

Hindari menambah maupun memperbesar lubang outlet tanpa perhitungan dan alat yang tepat. Sebaliknya, serahkan proses ini kepada teknisi profesional yang sudah berpengalaman. Dengan begitu, garansi produk tetap berlaku dan risiko keretakan dapat Anda hindari.

7. Lakukan Pemeriksaan Secara Berkala

Periksa bagian dalam dan luar tandon secara rutin untuk mendeteksi tanda-tanda retakan sejak dini. Sebaliknya, membiarkan kerusakan kecil justru mempercepat kebocoran yang lebih parah. Karena itu, jadwalkan pemeriksaan berkala sebagai bagian dari perawatan wajib.

Baca Juga: Tandon Air untuk Suplai Kolam Renang

Rekomendasi Tandon Air Stainless Vertikal Grand yang Tidak Mudah Retak

Rekomendasi Tandon Air Stainless Vertikal Grand yang Tidak Mudah Retak
Rekomendasi Tandon Air Stainless Vertikal Grand yang Tidak Mudah Retak

Jika Anda ingin solusi jangka panjang agar tidak lagi bertanya-tanya kenapa tandon air mudah retak, Tandon Air Stainless Vertikal Grand layak menjadi pilihan utama. Tandon ini menggunakan material Stainless Steel 304 BA terbaik dari produsen terkemuka di Jepang, dengan kualitas tidak mudah berkarat dan rusak.

Material ini aman dan kuat untuk penyimpanan cairan dengan nilai pH 2 hingga 7. Permukaannya pun disempurnakan dengan lapisan tahan terhadap suhu tinggi, anti karat, dan anti lumut sekaligus. Untuk kemudahan perawatan, tandon ini dilengkapi lubang drain di bagian bawah sehingga Anda tidak perlu masuk ke dalam tandon saat menguras.

Tandon Air Stainless Vertikal Grand juga sudah mengantongi sertifikasi food grade FDA, SNI, serta sertifikasi tandon halal pertama di Indonesia. Bagi Anda yang membutuhkan perlindungan ekstra, tersedia varian dengan Dual Protective Coating yang lebih tahan terhadap air agresif, air berpH tinggi, air sumur, maupun air laut.

Tandon Stainle Vertikal Grand tersedia dalam kapasitas mulai dari 550 liter hingga 16.000 liter, tandon ini cocok untuk kebutuhan rumah tangga hingga industri yang menuntut ketahanan tinggi terhadap tekanan dan perubahan suhu sekalipun.

Sedang membutuhkan tandon air berkualitas? Segera pesan di Raja Tandon lengkap dengan garansi resmi dari pabrik! Hubungi melalui tombol WhatsApp di bawah ini atau langsung check out barang di marketplace di bawah:

Tokopedia

Shopee

Kesimpulan

Memahami kenapa tandon air mudah retak menjadi langkah awal untuk mencegah kerusakan yang lebih besar di kemudian hari. Mulai dari paparan sinar matahari, tekanan air berlebih, hingga kesalahan pemasangan, semua faktor ini saling memengaruhi daya tahan tandon. Untungnya, dengan menerapkan langkah perawatan seperti memasang regulator, melindungi dari sinar UV, dan memeriksa kondisi secara rutin, risiko keretakan dapat Anda tekan. Namun, jika Anda menginginkan solusi lebih tahan lama, Tandon Air Stainless Vertikal Grand bisa menjadi jawabannya. Dengan begitu, pertanyaan kenapa tandon air mudah retak tidak perlu lagi Anda khawatirkan di rumah.

Scroll to Top