Tips Hemat Air dengan Tandon Rumah

Tips Hemat Air dengan Tandon Rumah

Tips Hemat Air Dengan Tandon – Kesadaran untuk menjaga kelestarian alam bisa mulai dari langkah kecil seperti mengelola penggunaan air bersih pada rumah.

Kenaikan biaya tarif air dan listrik seringkali menjadi beban tambahan bagi anggaran belanja keluarga setiap bulan.

Dengan menerapkan berbagai tips hemat air dengan tandon merupakan solusi cerdas untuk menjaga kestabilan pasokan airnya secara harian.

Penggunaan wadah penyimpanan yang tepat, akan membantu dalam mengontrol volume pemakaian air bersih secara lebih terukur dan akurat.

Sistem penyimpanan yang baik bisa menjadi pahlawan saat terjadi pemadaman listrik atau gangguan penyaluran air dari pusat.

Oleh karena itu, pada artikel kali ini akan menjelaskan berbagai tips dalam menghemat airnya pada wadah penyimpanan. Jadi, untuk lebih jelasnya bisa simak artikel berikut.

Berbagai Tips Hemat Air dengan Tandon untuk Rumah

Berbagai Tips Hemat Air dengan Tandon untuk Rumah

Mengelola penggunaan air bersih pada rumah merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan serta efisiensi anggaran belanja keluarga.

Pemakaian wadah penyimpanan yang tepat bisa membantu mengontrol volume pemakaian harian secara jauh lebih terukur.

Oleh karena itu, berikut ini ada berbagai tips hemat air dengan wadah penyimpanan untuk rumah yaitu:

1. Memasang Pelampung Otomatis (Radar Air)

Tips pertama yang paling penting adalah memasang alat pelampung otomatis agar aliran airnya berhenti seketika saat tandon sudah penuh.

2. Menempatkan Tandon pada Posisi yang Lebih Tinggi

Letakkan wadah penyimpanan pada menara atau dak beton yang tinggi, agar aliran air ke kran menggunakan gaya gravitasi.

Jadi tidak perlu lagi menyalakan pompa pendorong (booster) setiap kali ingin menggunakan airnya.

3. Memilih Kapasitas Tandon yang Sesuai Kebutuhan

Pastikan ukuran volume wadah penyimpanan sudah sesuai dengan jumlah anggota keluarga agar siklus pengisian air berjalan secara lebih efisien.

4. Rutin Memeriksa Kebocoran pada Jalur Pipa

Lakukan pengecekan secara rutin pada setiap sambungan pipa yang keluar dari tandon menuju titik-titik kran dalam rumah.

Karena kebocoran sekecil apapun akan membuat stok air dalam wadah penyimpanan berkurang secara perlahan.

5. Menggunakan Filter Air pada Saluran Masuk

Pasanglah filter sedimen sebelum air masuk ke dalam wadah penyimpanan guna menyaring pasir dan kotoran agar tidak mengendap di dasar.

Air yang tersimpan dalam tandonnya tetap jernih dan tidak perlu terlalu sering mengurasnya.

6. Memasang Kran Hemat Air

Kombinasikan pemakaian wadah penyimpanan dengan memasang kepala shower atau kran wastafel yang memiliki fitur penghemat air atau low-flow.

Tekanan air stabil dari tandon akan membantu kran ini bekerja maksimal dalam mengeluarkan air yang cukup.

7. Menampung Air Hujan untuk Kebutuhan Sekunder

Bisa menggunakan wadah penyimpanan tambahan untuk menampung air hujan, yang nantinya penggunaannya untuk menyiram tanaman atau mencuci kendaraan.

8. Melakukan Pemantauan Stok Air Secara Rutin

Ajaklah seluruh anggota keluarga untuk terbiasa memantau indikator ketinggian air pada wadah penyimpanan agar penggunaan airnya lebih terkendali.

Kesadaran bersama dalam melihat sisa stok air akan memunculkan rasa tanggung jawab untuk tidak membuang-buang air dengan sengaja.

Penyebab Kenapa Air di Tandon Cepat Habis

Penyebab Kenapa Air di Tandon Cepat Habis

Mengidentifikasi masalah kehilangan air yang tidak wajar pada rumah sangat penting untuk menjaga kestabilan anggaran bulanan.

Banyak pemilik hunian yang seringkali merasa bingung ketika volume penyimpanan menyusut drastis padahal pemakaian terasa normal.

Nah, berikut ini ada beberapa penyebab tersendiri kenapa air pada wadah penyimpanan cepat habis yaitu:

1. Kerusakan pada Katup Pelampung Otomatis

Penyebab pertama adalah rusaknya sistem pelampung atau radar air yang tidak mampu menutup aliran masuk saat tandon sudah penuh.

Air akan terus mengalir masuk dan terbuang melalui pipa pembuangan secara terus-menerus.

2. Kebocoran pada Sambungan Pipa Distribusi

Adanya keretakan atau sambungan pipa yang longgar pada sepanjang jalur aliran menuju kran bisa menyedot volume air cukup besar.

3. Seal Kran Air yang Sudah Aus

Kran yang menetes meskipun sudah tertutup rapat merupakan salah satu sumber kehilangan airnya. Oleh karena itu, jangan abaikan tetesan air kecil karena kumpulannya bisa mencapai puluhan liter air dalam sehari semalam.

4. Kebocoran pada Toilet Duduk

Sistem flush pada toilet duduk seringkali mengalami kebocoran halus pada bagian katup dasar, sehingga air mengalir terus-menerus.

5. Penguapan Akibat Tandon Tidak Tertutup Rapat

Wadah penyimpanan yang tidak memiliki penutup presisi atau rusak akan memicu terjadinya proses penguapan air akibat paparan panas matahari.

6. Kapasitas Tandon Tidak Sesuai Jumlah Penghuni

Stok air akan terasa sangat cepat habis jika kapasitas tandonnya yang terpasang terlalu kecil daripada kebutuhan harian anggota keluarga.

Aktivitas mencuci dan mandi yang melakukannya secara bersamaan akan menguras isi wadah penyimpanan dalam waktu singkat.

7. Penggunaan Air yang Berlebihan saat Mencuci

Kebiasaan mencuci kendaraan atau menyiram halaman dengan menggunakan selang tanpa kepala semprotan, otomatis bisa membuang air dalam jumlah besar.

Volume air yang keluar secara bebas akan menghabiskan cadangan tandon jauh lebih cepat.

8. Adanya Endapan Lumpur

Wadah penyimpanan yang jarang mengurasnya akan memiliki tumpukan endapan lumpur atau pasir pada bagian dasar, tentunya memakan ruang volume air.

Review Tandon Air Merk Grand

Review Tandon Air Merk Grand

Untuk pilihan wadah penyimpanannya yang tepat, bisa menggunakan tandon merk Grand. Wadah penyimpanan merk Grand satu ini punya berbagai pilihan ukuran tersendiri.

Hal inilah yang menjadikan siapapun bisa memilih sesuai dengan kebutuhan rumah masing-masing. Tandon merk Grand sendiri terbuat dari HDPE murni yang berkualitas tinggi.

Sehingga punya ketahanan yang sangat bagus dalam menghadapi segala perubahan cuaca ekstrem. Wadah penyimpanan merk Grand ini juga sudah anti lumut dan anti virus.

Penyimpanan air akan tetap aman dan terhindar dari berbagai zat berbahaya. Selain itu, tandon merk Grand sendiri juga menjadi yang pertama dan satu-satunya sudah mendapatkan sertifikat Halal dari MUI.

Pada saat ini tersedia berbagai pilihan tandon yang menarik dan berkualitas tinggi. Untuk informasi lebih lengkapnya bisa langsung kunjungi Marketplace raja tandon dan Whatsapp yang tertera berikut.

Shopee

Tokopedia

Penutup

Jadi demikianlah penjelasan tentang berbagai tips hemat air dengan pakai tandon yang mudah. Kalau untuk tandonnya, jangan lupa pakai saja yang berkualitas tinggi agar tetap awet dalam jangka waktu lama.

Scroll to Top