Mengapa Tandon Perlu Dibersihkan

Mengapa Tandon Harus Dibersihkan Rutin

Mengapa Tandon Perlu Dibersihkan – Tandon air sering dianggap sepele karena letaknya biasanya tersembunyi dan jarang dilihat. Padahal, tandon punya peran penting sebagai tempat penyimpanan air yang kita gunakan setiap hari. Mulai dari mandi, mencuci, hingga memasak, semuanya bergantung pada air yang tersimpan di dalam tandon. Karena itu, membersihkan tandon secara rutin bukan sekadar anjuran, tapi kebutuhan.

Masih banyak orang yang baru sadar pentingnya membersihkan tandon setelah air berubah warna, berbau, atau bahkan membuat gatal di kulit. Supaya hal-hal seperti ini bisa dihindari, yuk pahami mengapa tandon harus dibersihkan rutin dan apa saja manfaatnya.

Mengapa Tandon Perlu Dibersihkan?

Mengapa Tandon Perlu Dibersihkan

Tandon air adalah tempat penyimpanan air yang digunakan setiap hari, mulai dari mandi, mencuci, hingga memasak. Karena terus menampung air, tandon sangat rentan menjadi tempat berkumpulnya kotoran jika tidak dirawat dengan baik. Inilah alasan utama mengapa tandon perlu dibersihkan secara rutin.

1. Biar Nggak Jadi “Markas Besar” Lumut

Musuh nomor satu tandon air adalah lumut. Meskipun sekarang banyak tandon yang katanya anti-light atau anti-lumut, seiring berjalannya waktu dan cuaca yang ekstrem, spora lumut tetap bisa masuk lewat celah tutup atau terbawa dari sumber air.

Kalau lumut sudah tumbuh, mereka bakal berkembang biak dengan cepat. Efeknya apa? Air jadi berbau tanah, warnanya berubah kehijauan, dan yang paling parah, lumut bisa menyumbat filter air atau lubang keran kamu. Dengan membersihkannya secara rutin, kamu memutus siklus hidup lumut ini sebelum mereka menguasai seluruh isi tandon.

2. Mengusir Endapan Lumpur dan Pasir

Air yang masuk ke tandon kita itu nggak selamanya murni 100% air. Terkadang ada partikel tanah, pasir halus, atau karat dari pipa yang ikut terbawa. Karena air di tandon sifatnya diam (menunggu digunakan), partikel-partikel ini bakal mengendap di dasar.

Bayangkan kalau selama dua tahun nggak dikuras, endapan lumpur di dasar tandon bisa setebal 5-10 cm! Lumpur ini nggak cuma bikin air keruh, tapi juga jadi tempat yang nyaman buat bakteri berkembang biak. Kalau sudah begini, air yang kamu pakai buat mandi malah bisa bikin kulit gatal-gatal.

3. Mencegah Jadi Tempat Curhat Nyamuk (Sarang Jentik)

Tandon air yang tutupnya kurang rapat atau jarang dikontrol bisa jadi tempat paling elit buat nyamuk Aedes aegypti (penyebar DBD) untuk bertelur. Nyamuk suka banget sama air yang tenang dan jernih.

Saat kamu menguras tandon secara rutin, kamu sekalian memastikan kalau tandon dalam kondisi tertutup rapat dan nggak ada jentik nyamuk yang berenang bebas di sana. Kesehatan keluarga pun jadi lebih terjaga dari ancaman demam berdarah.

4. Menjaga Kualitas Perabotan dan Instalasi Pipa

Air yang kotor dan berlumut itu jahat banget buat instalasi rumah kamu. Partikel pasir dan lumut bisa bikin cartridge keran jadi macet, merusak mesin cuci (terutama bagian filternya), sampai bikin water heater kamu cepat rusak karena kerak yang menumpuk.

Daripada harus keluar uang jutaan buat ganti pipa yang buntu atau servis mesin cuci yang rusak, mending keluar sedikit tenaga (atau bayar jasa kuras) buat bersihin tandon. Jauh lebih hemat, kan?

5. Menjaga Kesehatan Kulit dan Pencernaan

Ini yang paling penting. Kita pakai air untuk segala hal: mandi, cuci piring, bahkan mungkin ada yang dipakai buat masak setelah disaring. Air yang tersimpan di tandon kotor mengandung banyak bakteri seperti E. coli.

Buat yang kulitnya sensitif, air kotor bisa memicu jerawat, eksim, atau iritasi kulit lainnya. Kalau sampai nggak sengaja tertelan (misal pas sikat gigi), bisa-bisa malah jadi sakit perut. Membersihkan tandon adalah langkah nyata kamu dalam menyayangi anggota keluarga di rumah.

Cara Membersihkan Tandon Air

Cara Membersihkan Tandon Air

Membersihkan tandon air secara rutin penting untuk menjaga kualitas air tetap bersih dan aman digunakan. Kotoran, lumut, dan endapan yang menumpuk di dalam tandon bisa memengaruhi kebersihan air jika dibiarkan terlalu lama. Supaya hasilnya maksimal, ikuti langkah-langkah berikut ini.

1. Kosongkan Air di Dalam Tandon

Langkah pertama, tutup aliran air masuk dan keluarkan air yang tersisa di dalam tandon. Kamu bisa membuka keran atau saluran pembuangan hingga air benar-benar habis.

2. Bersihkan Kotoran Kasar

Setelah tandon kosong, buang kotoran kasar seperti pasir, lumpur, atau daun yang mengendap di dasar tandon. Langkah ini memudahkan proses pembersihan selanjutnya.

3. Gosok Bagian Dalam Tandon

Gunakan sikat khusus berbulu halus untuk menggosok dinding dan dasar tandon. Gosok perlahan agar tidak merusak permukaan tandon, terutama jika berbahan plastik atau stainless.

4. Gunakan Air Bersih untuk Membilas

Setelah digosok, bilas seluruh bagian dalam tandon dengan air bersih hingga tidak ada sisa kotoran yang menempel. Pastikan tidak ada sabun atau bahan pembersih yang tertinggal.

5. Periksa Sudut dan Sambungan

Perhatikan bagian sudut tandon dan sambungan pipa, karena area ini sering menjadi tempat menumpuknya kotoran dan lumut. Bersihkan hingga benar-benar bersih.

6. Keringkan dan Isi Ulang Tandon

Setelah selesai dibersihkan, biarkan tandon sedikit kering atau langsung isi kembali dengan air bersih. Pastikan tutup tandon dipasang rapat agar kotoran tidak mudah masuk.

7. Cek Kualitas Air

Setelah tandon terisi, cek kondisi air. Jika air terlihat jernih, tidak berbau, dan tidak keruh, berarti proses pembersihan berhasil.

Tandon Air Auto Drain, Bebas Kuras

Tandon Air Auto Drain, Bebas Kuras

Tandon Air Auto Drain hadir sebagai inovasi modern untuk perawatan air rumah tangga. Sistem ini dirancang agar endapan dan kotoran dapat terbuang otomatis. Dengan demikian, kebersihan air lebih terjaga tanpa perlu sering dikuras manual.

Selain itu, fitur auto drain membantu mengurangi penumpukan lumut dan sedimen. Air di dalam tandon tetap segar karena sirkulasi pembuangan berjalan rutin. Oleh sebab itu, risiko kontaminasi dapat diminimalkan.

Tak hanya praktis, tandon jenis ini juga efisien dari segi waktu. Pengguna tidak perlu repot membersihkan tandon secara berkala. Cukup melakukan pengecekan ringan, kebersihan air sudah lebih terjamin. Maka dari itu, tandon air auto drain sangat cocok untuk keluarga modern.

Lebih lanjut, material tandon yang berkualitas juga mendukung daya tahan jangka panjang. Dengan perawatan minimal, tandon tetap awet dan aman digunakan. Alhasil, kebutuhan air bersih rumah tangga dapat terpenuhi dengan lebih optimal.

Hubungi raja Tandon atau beli melalui marketplace Shopee dan Tokopedia. Pengiriman tersedia hingga ke wilayah IKN.

Shopee

Tokopedia

Kesimpulan

Jadi, membersihkan tandon air mungkin memang terdengar seperti pekerjaan yang melelahkan dan sering kita lupakan karena letaknya yang tersembunyi. Tapi, demi air yang bersih, kulit yang sehat, dan peralatan rumah yang awet, ritual kuras tandon ini hukumnya wajib!

Scroll to Top