Ukuran Tandon Air Rumah – Memilih ukuran tandon air untuk rumah ternyata tidak bisa asal pilih. Banyak orang hanya berpatokan pada harga atau sekadar mengikuti rekomendasi toko, padahal kebutuhan setiap rumah berbeda-beda. Jika ukuran tandon terlalu kecil, air cepat habis dan aktivitas rumah jadi terganggu. Sebaliknya jika terlalu besar, pemborosan anggaran dan ruang bisa terjadi.
Lalu, berapa sebenarnya ukuran tandon air rumah yang ideal? Artikel ini akan membahas panduan lengkapnya agar Anda bisa menentukan kapasitas tandon yang paling cocok untuk kebutuhan hunian Anda.
Cara Menghitung Total Kebutuhan Air

menghitung total kebutuhan air bersih untuk satu bangunan. Sebab, total kebutuhan tersebut menjadi dasar untuk menentukan ukuran toren air yang sesuai kebutuhan.
Untuk menghitung total kebutuhan air bersih, Anda dapat menghitungnya dengan rumus:
Kapasitas = Pemakaian x Jumlah Pemakai
Kapasitas: Jumlah volume yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih selama 1 hari (liter/hari)
Pemakaian: Jumlah pemakaian air bersih per orang dalam 1 hari (liter/pemakai/hari) x Jumlah pemakai
Pemakai: Banyaknya pengguna air bersih dalam 1 hari.
Setelah mengetahui total kebutuhan air bersih, maka Anda akan mendapatkan acuan ukuran toren yang tepat. Sebab, ukuran toren yang tepat, paling tidak, sama dengan total kebutuhan air di suatu bangunan per harinya.
Untuk lebih jelas, mari kita coba simulasikan kebutuhan ukuran toren air untuk rumah biasa berpenghuni 4 orang.
Kapasitas = 150 liter/orang/hari x 4 orang = 600 liter
Maka, kebutuhan ukuran tandon rumah biasa berpenghuni 4 orang per harinya adalah 600 liter. Jika Anda ingin persediaan air Anda tetap ada selama 2 hari, maka hitungannya adalah:
600 liter x 2 hari = 1.200 liter dari data di atas, maka saran ukuran tandon Penguin yang tepat untuk Anda adalah tangki dengan kapasitas 600-1.500 liter
Ukuran Tandon Air Untuk Rumah Tangga

Menentukan ukuran tandon air untuk rumah tangga tidak bisa dilakukan secara asal. Kapasitas tandon harus disesuaikan dengan jumlah penghuni, pola pemakaian air, hingga jenis aktivitas harian. Dengan memilih ukuran yang tepat, kebutuhan air rumah Anda akan tetap terpenuhi meski pasokan dari PDAM atau sumur tidak stabil.
1. Rumah dengan 1–2 Orang Penghuni
Rumah kecil seperti kos, apartemen studio, atau pasangan muda membutuhkan kapasitas yang tidak terlalu besar.
Rekomendasi ukuran: 300–500 liter.
Tandon ini cukup untuk kebutuhan mandi, mencuci, memasak, dan aktivitas harian standar.
2. Rumah dengan 3–4 Orang Penghuni
Ini merupakan kategori paling umum di Indonesia. Konsumsi air harian biasanya lebih stabil namun tetap tinggi pada jam tertentu.
Rekomendasi ukuran: 700–1000 liter.
Kapasitas ini ideal untuk kebutuhan keluarga kecil agar tetap memiliki cadangan air 1 hari penuh.
3. Rumah dengan 5–6 Orang Penghuni
Semakin banyak penghuni, semakin besar pula konsumsi air harian.
Rekomendasi ukuran: 1200–1500 liter.
Ukuran ini cocok untuk keluarga besar sehingga tandon tidak cepat kosong dan dapat menopang kebutuhan mencuci, mandi, dan kegiatan rumah tangga lainnya.
4. Rumah Tangga dengan Aktivitas Tinggi
Jika rumah menggunakan mesin cuci besar, memiliki kebiasaan mencuci kendaraan, atau sering menggunakan air untuk menyiram tanaman:
Rekomendasi ukuran: 1500–2000 liter (atau lebih).
Tandon berkapasitas besar membantu menjaga pasokan tetap stabil sepanjang hari.
Fungsi Tandon Alir

Tandon alir adalah bagian penting dalam sistem distribusi air di rumah. Berbeda dari tandon biasa yang hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan, tandon alir dirancang untuk menjaga aliran air tetap stabil ke seluruh bagian rumah. Kehadirannya membantu memastikan ketersediaan air tetap lancar meskipun terjadi perubahan tekanan dari sumber air.
1. Menjaga Tekanan Air Tetap Stabil
Tandon alir bekerja seperti penyeimbang tekanan. Ketika aliran dari PDAM atau sumur berkurang, tandon tetap menyediakan pasokan sehingga air mengalir dengan stabil. Dengan begitu, aktivitas seperti mandi, mencuci, atau memasak tidak terganggu.
2. Mengurangi Beban Kerja Pompa Air
Tanpa tandon alir, pompa air harus menyala berkali-kali setiap kali ada permintaan air. Sistem ini membuat pompa cepat rusak. Tandon alir berfungsi sebagai buffer sehingga pompa bekerja lebih efisien dan tidak sering hidup-mati.
3. Menyediakan Cadangan Air Saat Pasokan Menurun
Pada waktu tertentu, pasokan air PDAM bisa melemah. Jika Anda menggunakan sumur bor, debit air juga bisa menurun saat musim kemarau. Tandon alir membantu menyediakan cadangan air agar kebutuhan rumah tangga tetap terpenuhi.
4. Mengurangi Risiko Aliran Mendadak Berhenti
Kadang, aliran air tiba-tiba berhenti karena gangguan teknis. Dengan adanya tandon alir, air masih tetap tersedia untuk beberapa waktu sehingga Anda punya cadangan saat situasi darurat.
5. Mengoptimalkan Distribusi Air ke Tiap Ruangan
Tandon alir membantu memastikan semua keran di rumah memperoleh aliran yang merata. Air dari tandon dialirkan secara konsisten ke kamar mandi, dapur, dan area cuci tanpa fluktuasi tekanan yang mengganggu.
6. Meningkatkan Efisiensi Sistem Plumbing
Dengan tekanan yang stabil dan pasokan yang lebih terkontrol, sistem perpipaan di rumah bekerja lebih halus. Penyambungan pipa, kran, dan perangkat seperti shower lebih awet karena tidak mengalami tekanan berlebih.
7. Mendukung Penggunaan Peralatan Rumah Tangga
Mesin cuci, water heater, dan dispenser galon membutuhkan tekanan air tertentu agar berfungsi optimal. Tandon alir memastikan alat-alat tersebut mendapatkan tekanan air yang cukup untuk bekerja dengan baik.
Kesimpulan
Menentukan ukuran tandon air rumah yang tepat sangat penting agar pasokan air tetap stabil setiap hari. Perhitungan kebutuhan air harus dilakukan sejak awal supaya kapasitas yang dipilih benar-benar sesuai. Selain itu, memahami fungsi tandon alir membuat Anda lebih mudah memilih tipe dan ukuran yang ideal untuk kebutuhan harian.
Jika Anda sedang mencari tandon air berkualitas, Tandon Air Grand adalah pilihan terbaik. Hubungi Raja Tandon kami atau beli melalui Shopee dan Tokopedia. Pengiriman tersedia hingga ke IKN.



