Bagaimana Memilih Ukuran Tandon yang Tepat

Bagaimana Memilih Ukuran Tandon yang Tepat

Bagaimana Pilih Ukuran Tandon – Menentukan volume penyimpanan air yang pas untuk sebuah bangunan sering kali menjadi dilema antara efisiensi lahan dan pemenuhan kebutuhan harian.

Tandon air bukan sekadar tabung raksasa yang bertengger pada atas dak beton, namun melainkan jantung dari sistem kebersihan yang menjamin aliran kehidupan pada setiap keran.

Bagaimana pilih ukuran tandon yang tepat adalah investasi strategis untuk memastikan seluruh penggunanya tidak pernah mengalami krisis air pada saat-saat penting. 

Contohnya seperti ketika pemadaman listrik melanda atau saat pasokan dari sumber utama mengalami gangguan teknis yang tak terduga.

Kesalahan dalam menentukan kapasitas sering kali berujung pada beberapa masalah. Melalui artikel kali ini akan menjelaskan bagaimana memilih ukuran tandon yang tepat.

Jadi, untuk lebih jelasnya simak saja artikel berikut.

Bagaimana Cara Pilih Ukuran Tandon yang Sesuai Area?

Bagaimana Cara Pilih Ukuran Tandon yang Sesuai Area?

Menyelaraskan dimensi fisik tandon dengan keterbatasan ruang yang tersedia adalah strategi mengoptimalkan setiap jengkal lahan tanpa mengorbankan volume cadangan airnya.

Sering kali pemiliknya terjebak pada keinginan memiliki kapasitas besar, namun abai terhadap aspek kemudahan aksesnya.

Lantas, bagaimana cara pilih ukuran wadah penyimpanan yang sesuai dengan area yaitu:

1. Ukur Luas Dasar Lahan Penempatan

Langkah pertama yang paling penting adalah memastikan diameter tandon tidak melebihi luas alas atau fondasi beton tersedia.

Berikanlah sisa ruang minimal 10 hingga 20 cm pada sekeliling tandonnya agar posisi tidak terlalu mepet.

2. Perhatikan Ketinggian Plafon atau Atap

Jika berencana meletakkan wadah penyimpanan pada bawah atap atau dalam ruangan, pastikan jarak vertikalnya sudah menghitungnya dengan teliti.

Pilihlah ukuran tandon yang tingginya masih menyisakan ruang untuk akses buka-tutup tandonnya saat proses pengurasannya nanti.

3. Pilih Model Tandon Slim untuk Area Sempit

Untuk area gang samping rumah yang terbatas, maka bisa memilih varian tandon model ramping atau slim series yang hemat tempat.

Tandon jenis ini rancangannya dengan diameter yang kecil namun memiliki tinggi maksimal.

4. Sesuaikan dengan Kapasitas Menara Besi

Apabila menggunakan menara besi penyangga, pastikan ukuran wadah penyimpanan yang memilihnya sesuai dengan kapasitas beban maksimal yang bisa tertahan oleh menara.

Jangan memaksakan memasang tandon berkapasitas 2000 liter pada menara yang hanya desainnya untuk beban 1000 liter saja.

5. Berikan Ruang untuk Instalasi Pipa

Area penempatan wadah penyimpanan harus menyisakan ruang yang cukup untuk pemasangan kran, pipa inlet, pipa outlet, dan jalur pipa ventilasi udara.

Pipa-pipa tersebut membutuhkan ruang lengkung agar tidak menekuk tajam yang bisa menghambat aliran airnya.

6. Pertimbangkan Akses Jalur Pengiriman Barang

Pastikan ukuran tandon yang jadi pilihan bisa melewati pintu rumah, gang, atau lubang manhole menuju lantai dak atas bangunan.

Jadi, ukurlah lebar akses jalan terkecil pada area tersebut sebelum menentukan diameter tandonnya.

7. Perhatikan Jarak Aman dari Sumber Panas

Hindari memilih ukuran tandon yang terlalu besar sehingga lokasinya menjadi terlalu dekat dengan mesin AC atau mesin pompa air.

Oleh sebab itu, pilihlah ukuran yang memungkinkan adanya jarak aman.

Apa Saja Kriteria untuk Menentukan Ukuran Tandon?

Apa Saja Kriteria untuk Menentukan Ukuran Tandon?

Menyelaraskan volume penyimpanan air dengan dinamika kebutuhan bangunan adalah sebuah perhitungan strategis yang melampaui sekadar ketersediaan lahan kosong pada sudutnya.

Menentukan ukuran tandon yang tepat memerlukan kejelian dalam membedah pola sehari-hari. Yang menjadi pertanyaan, apa saja kriteria untuk menentukan ukuran wadah penyimpanan yaitu:

1. Jumlah Penghuni Tetap

Kriteria yang paling mendasar adalah menghitung berapa banyak orang yang tinggal dan menggunakan air setiap harinya pada area tersebut.

Semakin banyak jumlah penggunanya, maka volume air yang harus tertampung dalam tandon tentu akan menjadi semakin besar pula.

2. Rata-Rata Konsumsi Air per Individu

Secara umum, standar konsumsi air bersih untuk satu orang dewasa di Indonesia adalah sekitar 150 hingga 200 liter per hari.

Oleh sebab itu, kalikanlah angka rata-rata tersebut dengan jumlah pengguna untuk mendapatkan perkiraan kapasitas minimal tandon.

3. Frekuensi dan Keandalan Sumber Air

Jika menggunakan layanan PDAM yang sering mengalami gangguan jadwal pengaliran, maka membutuhkan cadangan air yang jauh lebih besar.

Kriteria ini penting agar wadah penyimpanan mampu menyimpan air untuk kebutuhan selama 2 hingga 3 hari ke depan.

4. Ketersediaan Lahan dan Ruang Penempatan

Ukuran fisik wadah penyimpanan harus selalu sesuai dengan luas area yang akan penggunaannya sebagai tempat fondasi atau menara penyangga air.

Jangan sampai membeli tandon berkapasitas besar namun diameter tandonnya tidak muat saat meletakkannya pada balkon atau area samping.

5. Penghematan Konsumsi Energi Listrik

Tandon dengan kapasitas yang lebih besar memungkinkan mesin pompa air untuk bekerja lebih jarang namun dalam durasi efektif.

Jadi, pilihlah ukuran yang sedikit lebih besar agar efisiensi penggunaan energi bisa tercapai dengan maksimal.

6. Kebutuhan Air untuk Aktivitas Luar Ruangan

Selain kebutuhan domestik, pertimbangkan juga volume air yang jadi keperluan untuk menyiram tanaman hias atau mencuci kendaraan pribadi secara rutin.

Tambahkanlah sekitar 20% hingga 30% kapasitas ekstra pada tandon tersebut untuk mengantisipasi kebutuhan tambahan.

7. Cadangan Air untuk Situasi Darurat

Memiliki sisa air cadangan sangat penting sebagai langkah antisipasi jika terjadi kebakaran kecil atau kebutuhan mendesak lainnya yang tidak terduga sebelumnya.

Jadi, pilihlah ukuran tandon yang memberikan ruang lebih agar tidak benar-benar menghabiskan seluruh isi tandonnya.

8. Batas Anggaran dan Biaya Perawatan

Harga tandon air biasanya sangat bergantung pada besar kecilnya kapasitas liter dan teknologi material yang digunakan oleh produsen produk tersebut.

Pilihlah ukuran yang memberikan nilai manfaat jangka panjang paling optimal sebanding dengan harga yang dibayarkan saat ini.

Rekomendasi Tandon Air Merk Grand

Rekomendasi Tandon Air Merk Grand

Untuk rekomendasinya bisa memilih tandon air merk Grand yang sudah terkenal akan keunggulannya.

Bahan baku pada wadah penyimpanan merk Grand sendiri memakai HDPE murni berkualitas tinggi. Sehingga memiliki ketahanan sangat bagus dalam menghadapi segala perubahan cuaca ekstrem.

Pilihan ukuran pada tandon merk Grand sendiri tersedia beragam, dari yang untuk rumah tangga sampai kegiatan industri.

Wadah penyimpanan cadangan air merk Grand menjadi yang pertama mendapatkan sertifikat Halal dari MUI.

Sehingga penyimpanan air akan tetap aman tanpa khawatir terkontaminasi oleh segala kotoran maupun najis.

Pada saat ini tersedia berbagai pilihan tandon berkualitas dan menarik. Untuk informasi lebih lengkapnya bisa langsung kunjungi Marketplace raja tandon dan Whatsapp yang tertera berikut.

Shopee

Tokopedia

Penutup

Jadi, demikianlah penjelasan tentang bagaimana pilih ukuran tandon yang tepat untuk berbagai area. Untuk pilihan tandonnya, jangan lupa pakai saja yang berkualitas tinggi agar tetap awet dalam jangka waktu lama.

Scroll to Top